RANNEWS.CO.ID – Suka jajan sembarangan, sebetulnya bisa berbahaya bagi tubuh.
Sebab, jika makanan yang disantap mengandung mikroorganisme yang buruk maka otak bisa terkena infeksi.
Anak-anak biasanya suka jajan sembarangan saat bermain ataupun di sekolah. Meski jajanan yang dimakan enak dan murah, tetapi kebersihan dari penjual makanan tetap harus diutamakan.
Itu demi kesehatan tubuh terutama organ dalam seperti usus, paru-paru dan otak.
BACA JUGA: DIPRAKTISKAN, Kemudahan Pelayanan Obat Bagi Peserta JKN Dengan Penyakit Kronis
Vella Rohmayani Dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menjelaskan berbagai penyakit yang menyerang manusia akibat jajan sembarangan.
“Salah satu contoh perilaku hidup kurang sehat adalah sering mengonsumsi jajan sembarangan. Kebiasaan ini membuat seseorang rentan terserang penyakit, terutama penyakit yang berkaitan dengan gangguan sistem pencernaan,” jelas Vella dilansir dari laman UM Surabaya.
Menurutnya, seseorang bisa terinfeksi penyakit melalui perantara konsumsi jajan sembarangan karena mikroorganisme pathogen.
“Beberapa jenis mikroorganisme pathogen yang bisa ditularkan melalui perantara makanan maupun minuman yang terkontaminasi adalah Bakteri E. coli, Protozoa Entamoeba histolytica, Balantidium coli, serta berbagai spesies Cacing parasite,” kata dia lagi.
BACA JUGA: Musim Pancaroba, Waspadai 5 Penyakit Yang Rentan Terjadi
Penyebab makanan mengandung mikroorganisme pathogen adalah karena pengolahan makanan yang kurang higienis.
Infeksi ini bisa menyerang organ usus atau disebut sebagai infeksi amoebiasis intestinal, dan bisa menyerang organ tubuh di luar usus, yaitu paru-paru, hati, otak serta organ lain atau disebut infeksi amoebiasis ektra-intestinal.
Sementara, seseorang yang tidak sengaja mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi cacing parasite dapat menderita infeksi kecacingan. Infeksi ini bersifat asimtomatis atau tidak menimbulkan gejala.
Adapun gejala yang umum terjadi adalah berupa demam, mual, muntah, sakit perut, diare, anemia, kehilangan nafsu makan sampai terjadinya penurunan berat badan.
BACA JUGA: Polri Bantu Awasi Penanganan Penyakit Mulut Dan Kuku Hewan Ternak
“Sehingga jika seseorang yang menderita infeksi kecacingan tidak segera mendapatkan pengobatan atau penanganan dapat menderita gangguan kesehatan yang serius,” kata dia. (Vin)



