RANNEWS.CO.ID, CIKARANG SELATAN– Menjelang musim penghujan, SMP Negeri 3 Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, kembali waspada. Sekolah yang berada di Desa Ciantra ini memang langganan banjir setiap hujan deras.
Seperti terlihat pada foto, air setinggi mata kaki merendam teras hingga masuk ke dalam ruang kelas. Penjaga sekolah harus bekerja ekstra menguras air agar kegiatan belajar tidak terganggu.
Banjir terparah terjadi pada *bulan Mei 2026 lalu*, dimana air masuk hingga ke dalam ruang kelas dan merendam sejumlah fasilitas sekolah.
Kepala SMPN 3 Cikarang Selatan, Raden Saiful, menyebut penyebab utama adalah debit air besar dari pemukiman warga yang berada di dataran lebih tinggi di atas sekolah, serta kondisi drainase yang tidak memadai.
“Pihak sekolah akan berupaya duduk bersama warga dan Kepala Desa Ciantra untuk mencari solusi permanen,” ujar Raden Saiful.
Sementara itu, warga menilai solusi paling efektif adalah membuat saluran air baru di luar lingkungan sekolah, khususnya dari kampung di atas sekolah.
“Kalau saluran dari kampung atas tidak dibuat, air semua tumpah ke sekolah. Perlu ada saluran pembuangan khusus agar tidak masuk ke lingkungan sekolah,” ungkap warga.
Pihak sekolah dan warga berharap Pemerintah Desa Ciantra segera turun tangan memperbaiki drainase sebelum puncak musim hujan tiba.
*(Parlin)*



