Kemenkes Bersama Putih Sari Sosialisasi GERMAS di Tambun Selatan

3 views
Perwakilan Kemenkes RI, Dinkes Provinsi Jabar dan Dinkes Kabupaten Bekasi melakukan sosialisasi GERMAS di Kecamatan Tambun Selatan.

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari, melakukan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kepada ratusan masyarakat berlokasi di Tridas Waterpark Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (2/4/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kemenkes RI, Dinkes Provinsi Jawa Barat, Dinkes Kabupaten Bekasi, Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Tambun Selatan beserta jajaran, serta ratusan masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Bekasi, dr. Oriza Rosativa mengatakan, dalam rangka pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, Dinkes Kabupaten Bekasi telah menerbitkan program Tombol Sirine (Bekasi Integrasi Respon Online,red).

“Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa menghubungi PSC 119 untuk selanjutnya dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas dan Klinik. Tapi sebelumnya masyarakat download terlebih dahulu aplikasi Tombol Sirine dulu di Playstore,” ungkapnya dihadapan para peserta sosialisasi.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat untuk mempunyai jaminan pelayanan kesehatan saat berobat ke sejumlah fasilitas kesehatan, sehingga bisa membantu masyarakat kurang mampu.

dr.Oriza juga mengajak masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, yaitu tujuh langkah GERMAS seperti melakukan aktifitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkhol, melakukan cek kesehatan berkala, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban.

“Jika langkah-langkah tersebut bisa dilakukan maka bapak ibu akan dalam keadaan sehat. Bila masyarakat membutuhkan ambulans juga tersedia ambulans 119,” terangnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Kemenkes RI, dr.David mengatakan, program GERMAS ini sekarang dilakukan secara digital yang sebelumnya konvensional, sehingga sistem konsultasi dan rujukannya terukur di Puskesmas dan Rumah Sakit. Dirinya meminta Dinkes aktif melakukan sosialisasi GERMAS kepada masyarakat.

“Kalau program GERMAS ini berhasil maka akan menekan angka masyarakat yang sakit. Pasien bisa secara mandiri menjaga kesehatannya dan sedikit yang berobat ke Puskesmas, sehingga lebih mengedepankan upaya preventif,” tandasnya. (zal)