Dewan Irpan Haeroni Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Tridaya Sakti

319
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan Haeroni (tengah), sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan.

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Gerindra Persatuan, Irpan Haeroni, melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada puluhan warga masyarakat yang dilaksanakan di Jalan Rawa Pisang RT.03 RW.02 Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Minggu (16/10/2022).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Tambun Selatan Nanang Kosim, Ketua RW.02 Desa Tridaya Sakti Gunardi, serta para pengurus Partai Gerindra dan konstituen di wilayah Kecamatan Tambun Selatan. Kegiatan tersebut mengambil tema meningkatkan pemahaman sosialisasi parlemen dalam sketsa kebangsaan kepada masyarakat.

Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya merefresh kembali materi mengenai 4 Pilar Kebangsaan kepada para konstituen meliputi Ideologi, Undang-Undang, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan semboyan Bhineka Tunggal Ika, sehingga materi tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di tengah krisis ekonomi sekarang ini, minimal dengan adanya sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini masyarakat bisa memahami kondisi pemerintahan, kondisi tahun politik yang akan datang, dengan tidak melupakan norma-norma 4 pilar kebangsaan,” ungkapnya kepada para awak media.

Dikatakan Irpan, norma-norma 4 Pilar Kebangsaan itu harus tumbuh kembali melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan kesibukan dari setiap masyarakat dan konstituen, kata dia, jangan sampai norma 4 Pilar Kebangsaan ini dilupakan oleh masyarakat.

“Iya intinya tidak ada yang baru mengenai sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, tinggal pengamalan dan penghayatannya saja di tengah masyarakat,” terangnya.

Irpan menjelaskan, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini dilakukan setiap bulan di satu lokasi. Untuk lokasi di Desa Tridaya Sakti ini merupakan pengajuan dari konstituen. Peserta berasal dari Organisasi Masyarakat (Ormas), Syarikat Islam (SI), dari RT dan RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda.

“Supaya koordinasinya dua arahnya bisa intens, pertemuan ini kita sederhanakan sehingga ada suasana kekeluargaan. Dan materi yang disampaikan juga bisa dipahami oleh para konstituen,” tandasnya. (zal)