Menpora Amali Dukung Dan Sambut Baik World Surfing League (WSL) Di Banyuwangi

3 views
Sumber : Kemenpera.go.id

RANNEWS.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali mendukung dan menyambut baik ajang selancar paling bergengsi dunia World Surfing League (WSL) Championship Tour yang akan digelar di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi 26 Mei-4 Juni 2022.

Hal ini disampaikan Menpora Amali saat menerima Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan rombongan di lantai 10, Gedung Graha Pemuda Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/5) siang. Bupati Banyuwangi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Abdullah Azwar Anas, dan sejumlah pejabat daerah Banyuwangi.

Menurut Menpora Amali, kegiatan kejuaraan dunia surving yang digelar di Banyuwangi ini merupakan suatu kebanggaan bagi Banyuwangi khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Tentu ini tentu ini menjadi kebanggaan buat kita. Banyuwangi menjadi tempat yang dipilih itu salah satu hal yang membanggakan dan kita tentu akan diketahui oleh dunia internasional bahwa di Indonesia ada tempat yang bagus dan perlu untuk kita ketahui,” ujar Menpora Amali.

Menpora Amali memastikan akan hadir untuk membuka dan menyaksikan secara langsung gelkaran event tersebut.

“Insya Allah kita akan hadir. Dan saya mohon dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia terhadap kegiatan yang sangat bagus ini,” harapnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menpora Amali atas perhatian dan dukungannya terhadap kegiatan World Surfing League (WSL) Championship Tour tersebut.

Dia pun menjelaskan, WSL ini merupakan liga surfing internasional yang memiliki social media engagement terbesar ketiga dunia setelah NBA dan NFL (American Football).

“Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan sukses. Dan ini sejalan dengan arahan pak menteri bahwa olahraga harus dijadikan satu dengan pariwisata, sebagai sport tourism yang nantinya bisa membawa dampak pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya di Banyuwangi tapi juga bagi Indonesia. Karena ini adalah membawa nama Indonesia,” ujarnya. (vin)