Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Dampingi UMKM Karangrahayu Go Digital Lewat QRIS dan Google

3

RANNEWS.CO.ID, BEKASI — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu mengikuti perkembangan teknologi terus dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Pelita Bangsa di Desa Karangrahayu.

Melalui Program Studi Bisnis Digital & UMKM, mahasiswa memberikan pendampingan digitalisasi UMKM dengan memperkenalkan serta membantu pelaku usaha memanfaatkan QRIS dan Google Business Profile.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM dalam mempermudah transaksi sekaligus meningkatkan keberadaan usaha mereka di dunia digital.

Dalam pendampingan tersebut, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai manfaat QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai. Penggunaan QRIS dinilai dapat memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan pembayaran secara digital.

Selain sistem pembayaran, mahasiswa juga memberikan pendampingan dalam pembuatan dan pengelolaan Google Business Profile.

Melalui layanan tersebut, pelaku UMKM dapat menampilkan informasi usaha mereka di Google, mulai dari nama usaha, lokasi, jam operasional, nomor kontak hingga informasi lain yang dapat membantu calon konsumen menemukan lokasi usaha.

Pendampingan dilakukan secara langsung agar pelaku UMKM tidak hanya mengetahui manfaat digitalisasi, tetapi juga mampu menggunakannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Desa Karangrahayu, Nining Yurista Prawitasari, S.H., M.H., mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam membantu UMKM beradaptasi dengan perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi dan mencari informasi.

“Kami berharap melalui pendampingan ini pelaku UMKM dapat lebih memahami manfaat teknologi digital dan mulai menerapkannya dalam kegiatan usaha. Penggunaan QRIS dan Google Business Profile merupakan langkah sederhana yang bisa membantu usaha mereka lebih mudah dikenal dan memberikan kemudahan bagi konsumen,” ujarnya

Menurutnya, pemanfaatan teknologi tidak harus dimulai dari hal yang rumit. Pelaku UMKM dapat memulainya dengan memanfaatkan berbagai layanan digital yang mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan usaha.

Sementara itu, melalui kegiatan tersebut mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa juga berupaya memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya memiliki identitas usaha yang jelas di dunia digital.

Keberadaan usaha di Google diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mudah menemukan lokasi dan informasi UMKM, terutama bagi calon konsumen yang mencari produk atau usaha tertentu melalui internet.

Program pendampingan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus digunakan oleh pelaku UMKM setelah kegiatan selesai.

Dengan semakin terbiasanya pelaku UMKM menggunakan teknologi digital, diharapkan usaha masyarakat Desa Karangrahayu dapat memiliki jangkauan pasar yang lebih luas serta mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.