Optimalkan Kinerja Perusahaan, Perumda Tirta Bhagasasi Evaluasi Seluruh Kerja Sama Pengadaan Air Curah

445

RANNEWS.CO.ID, BEKASI – Jajaran Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi menyepakati langkah strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga, khususnya terkait pengadaan air curah.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kemitraan tetap berlandaskan pada prinsip saling menguntungkan (mutual benefit) demi keberlanjutan bisnis perusahaan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Ani Gustini, menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan hal yang wajar dalam praktek bisnis apabila implementasi di lapangan dinilai sudah tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Terlepas siapa para pendahulu direksi yang saat itu melakukan kerja sama, jangan menjadi halangan. Kita jangan melihat ke belakang, tapi lihat prospek ke depan apakah kerja sama itu masih menguntungkan,” ujar Ani Gustini dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh jajaran Dewas, Direksi, dan para pemangku jabatan terkait di Bekasi, awal April 2026.

Senada dengan Ketua Dewas, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, menyatakan bahwa penguatan aspek bisnis dan efisiensi menjadi fokus utama manajemen pada tahun ini. Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja triwulan pertama tahun 2026 bagi seluruh Kepala Cabang, Kepala Cabang Pembantu, hingga Kepala Bagian di lingkungan Perumda Tirta Bhagasasi.

Sebagai informasi, kerja sama pengadaan air curah dengan badan usaha swasta telah dilakukan sejak tahun 2011. Langkah ini diambil di masa lalu sebagai solusi atas keterbatasan penyertaan modal pemerintah daerah saat itu dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Bekasi. Beberapa mitra yang terlibat di antaranya adalah PT Moya Bekasi Jaya, Grenex, Waterindo, Mahameru Group, dan mitra lainnya.

Melalui evaluasi ini, Perumda Tirta Bhagasasi berkomitmen untuk memetakan kembali potensi kerja sama yang ada agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi dan operasional perusahaan saat ini.

“Fokus kami adalah masa depan perusahaan. Setiap kerja sama harus memberikan kontribusi positif bagi kesehatan finansial perusahaan agar kami bisa terus meningkatkan cakupan layanan air bersih bagi warga Bekasi,” pungkas Reza Lutfi.