
RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Ketua Karang Taruna Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jodi Wibawa mengatakan, pihaknya atas nama Karang Taruna sudah beberapa kali mengirimkan surat audensi ke Sentra Industri Manufaktur Logam Binong, tetapi tidak mendapat respon dari pihak perusahaan.
Alasannya, surat permohonan audensi tersebut tidak sampai, padahal surat audensi tersebut secara resmi sudah disampaikan di pos satpam atau petugas keamanan perusahaan Sentra Industri Manufaktur Logam Binong.
Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bekasi, ke Kantor Sekretariat Karang Taruna Desa Jatireja pada hari Senin (23/02/2026).
Jodi mengatakan, karena surat audensi tidak mendapat jawaban atau tidak mendapat respon, maka sekitar seminggu yang lalu, Ketua Karang Taruna Desa Jatireja bersama jajaran mendatangi langsung ke perusahaan Sentra Industri Manufaktur Logam Binong.
“Disana para pengurus diterima salah seorang pengurus paguyuban di Perusahaan Sentra Industri Manufaktur Logam Binong, dan hingga saat ini pihak Karang Taruna Desa Jatireja masih menunggu respon positif dari pihak perusahaan,” ungkapnya.

Jodi berharap pihaknya dapat membangun komunikasi, bersinergi dan kerjasama dengan pihak Sentra Industri Manufaktur Logam Binong yang beraktifitas di wilayah Desa Jatireja. Kerjasama yang diharapkan seperti misalnya penerimaan tenaga kerja agar mengutamakan warga masyarakat Desa Jatireja, serta potensi limbah sisa produksi agar pengelolaanya melibatkan Karang Taruna.
“Dimana sebagai organisasi yang berada di Pemerintahan Desa Jatireja, Karang Taruna memiliki hak untuk menggali potensi yang ada di Wilayah desanya,” tegas Jodi.
Jodi mengatakan, usaha yang dilakukan Karang Taruna selama ini tidak untuk kepentingan pribadi, akan tetapi di manfaatkan untuk kepentingan masyarakat, dan keperluan guna eksistensi organisasi. Saat ini Karang Taruna Desa Jatireja memiliki 13 anak yatim yang merupakan anak – asuh Karang Taruna.
“Ke-13 anak yatim dan piatu tersebut sekarang berada di Pondok Pesantren Bogor dan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Tegal Danas, yang pembiayaannya ditanggung oleh Karang Taruna,” tandasnya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak Sentra Industri Manufaktur Logam Binong, terkait permohonan audensi dari Karang Taruna Desa Jatireja itu. (zal)


