BMPS Kabupaten Bekasi Dorong Sekolah Islam Cetak Generasi Unggul Berbasis Al-Qur’an

36

RANNEWS.CO.ID, BANDUNG –Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan Islam berbasis Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Ketua BMPS Kabupaten Bekasi, KH Ahmad Syauqi, dalam kegiatan silaturahmi dan wisata Qu’ran di Syaamil Quran, Kota Bandung, pada Rabu (14/01/2026).

KH Ahmad Syauqi mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai membawa manfaat dan maslahat bersama. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keistiqamahan dalam membaca, mengkaji, hingga menghafal Al-Qur’an, khususnya bagi generasi penerus di Kabupaten Bekasi.

“Kehadiran kita di sini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan cita-cita pentingnya output generasi Islam yang Qurani. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama menuju tahun 2045, saat Indonesia diharapkan menjadi negara maju, tidak hanya unggul dalam teknologi, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar KH Ahmad Syauqi.

Ia menegaskan, visi Indonesia Emas tidak cukup hanya diukur dari kemajuan material dan teknologi, melainkan juga dari kualitas spiritual dan karakter generasi mudanya. Oleh karena itu, interaksi generasi muda dengan Al-Qur’an harus terus ditingkatkan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

KH Ahmad Syauqi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Syamil Quran yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan kali kedua BMPS Kabupaten Bekasi hadir, dengan melibatkan jajaran pengurus BMPS, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Pertemuan ini kami harapkan menjadi tolok ukur dalam mewujudkan yayasan pendidikan berbasis Islam, sekaligus meningkatkan mutu dan kualitas generasi pengurus serta peserta didik agar menjadi generasi Qurani,” tambahnya.

Sementara itu, CEO PT Syaamil Quran, Arifin Purnomo, dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatannya kepada para kiai, guru, dan pimpinan lembaga pendidikan Islam yang hadir. Ia mengakui bahwa Syamil Quran masih terus belajar dari para ulama dan praktisi pendidikan Islam.

“Bapak dan Ibu sekalian adalah guru bagi kami dan anak-anak kami. Apa yang dilakukan para kiai dan guru merupakan amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus,” tutur Arifin.

Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran Syamil Quran dilandasi oleh keprihatinan terhadap masih rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan umat Islam, sehingga diperlukan ikhtiar bersama untuk menghadirkan Al-Qur’an lebih dekat dengan masyarakat melalui pendidikan dan literasi yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan kunjungan ke salah satu masjid unik di Kota Bandung, sebagai bagian dari rangkaian silaturahmi dan penguatan nilai-nilai keislaman. (amh)