Camat Tambun Utara Terjung Langsung Ke Lokasi Titik Banjir

0 views

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Hujan dengan intensitas lama yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya telah membuat sejumlah lokasi di Kecamatan Tambun Utara (Tamara) terendam banjir. Aparatur kecamatan pun bergerak cepat dengan meninjau lokasi dan memberikan bantuan logistik kepada warga masyarakat yang terdampak banjir, Sabtu (16/7/2022).

Camat Tambun Utara (Tamara), Najmuddin mengatakan, warga masyarakat di sejumlah lokasi memang sudah menjadi langganan tergenang banjir, seperti di Desa Karangsatria, di lokasi pabrik levis Desa Satriajaya, depan Desa Satriamekar sampai Perumahan Darmawangsa, dan Kampung Turi Desa Sriamur yang berbatasan dengan Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

“Banjir merendam warga kami yang tinggal di pinggir sungai. Bahkan yang lebih berbahaya lagi akses jalan jadi terputus. Jadi yang akan ke Kota Bekasi atau dari Kota Bekasi, atau menuju Tambelang dan Sukatani tidak bisa lewat. Ketinggian banjir sampai sepaha orang dewasa, sekitar 60 cm,” ungkapnya kepada para awak media.

Najmuddin menjelaskan, aparatur Kecamatan Tamara sudah melakukan langkah-langkah dalam menghadapi musibah banjir tersebut, dengan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, serta berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk bantuan logistik.

“Pak Sekda (Sekretaris Daerah,red) juga sudah memberikan bantuan kepada warga masyarakat terdampak banjir di RT.01 RW.02 Desa Satriajaya. Itu mungkin yang sudah kami lakukan atas nama aparatur Kecamatan Tambun Utara. BPBD juga menyerahkan 20 dus mie instan, 20 dus air mineral dan alat-alat mandi,” terangnya.

Aparatur Kecamatan Tambun Utara, lanjut Najmuddin, akan membuka posko jika banjir yang melanda warga masyarakat bisa mencapai tiga hari atau seminggu. Posko dibuka di RW, Desa dan Kecamatan. Posko banjit tidak dibuka kalau hanya luapan Kali Bekasi dengan lamanya air surut antara satu sampai dua hari saja.

Najmuddin mengatakan, dalam kegiatan rapat minggon pihaknya pun selalu mengimbau para Ketua RW dan Ketua RT untuk membuka posko dan dapur umum, untuk warga yang terkena dampak banjir. Kemudian berkoordinasi juga dengan relawan, tagana, BPBD, Dinsos dan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama menanggulangi kusibah banjir ini.

Dalam kesempatan tersebut, Najmuddin juga mengakui saat ini belum ada pengaruh Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat untuk menanggulangi banjir di wilayah Kecamatan Tambun Utara. “Jika proyek tersebut sudah selesai terealisasi, kami optimis pengaruhnya akan luar biasa, minimal biaa mengurangi intensitas banjir,” tandasnya. (red)