Asep Surya Atmaja: Keberagaman Jadi Kekuatan Kabupaten Bekasi

321
Asep Surya Atmaja menghadiri kegiatan Pesta Puncak Tahun Transformasi, Pembangunan, Gotilon, dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 HKBP Lippo Cikarang Ressort Lippo Cikarang, di Gedung Graha Tiara Cikarang.

RANNEWS.CO.ID, BEKASI – Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengajak keluarga besar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Lippo Cikarang untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan membangun persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ajakan tersebut disampaikan Asep saat menghadiri Pesta Puncak Tahun Transformasi, Pembangunan, Gotilon, sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 HKBP Lippo Cikarang Ressort Lippo Cikarang di Gedung Graha Tiara Cikarang, Minggu (1/11/2026).

Menurut Asep, perayaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, mempererat persaudaraan, sekaligus memperbarui semangat pelayanan kepada sesama.

Ia mengatakan, Kabupaten Bekasi merupakan rumah bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan dalam keberagaman. Terlebih, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi terus berkembang dengan dinamika masyarakat yang semakin beragam.

“Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus terus kita jaga bersama. Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, Kabupaten Bekasi terus berkembang dengan masyarakat yang semakin beragam. Karena itu, kerukunan, toleransi, dan persaudaraan menjadi modal penting dalam menjaga daerah kita tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Asep menegaskan, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan, bukan justru menjadi alasan terjadinya perpecahan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas keagamaan, diharapkan berkontribusi menjaga persatuan dan keharmonisan di lingkungan masing-masing.

Ia juga mengajak keluarga besar HKBP Lippo Cikarang untuk terus mengambil bagian dalam upaya tersebut melalui pelayanan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan dengan masyarakat sekitar.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mengayomi seluruh umat beragama, menghormati kebebasan beribadah sesuai ketentuan yang berlaku, serta memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dan dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, semangat persaudaraan dan sikap saling menghormati menjadi landasan penting untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi yang aman, damai, dan sejahtera.

“Saya percaya, Kabupaten Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera hanya dapat kita wujudkan apabila seluruh elemen masyarakat berjalan bersama, saling menghormati, dan saling mendukung,” katanya. (adv)