Asep Sambut Arah APBN 2027, Soroti Penguatan Layanan Kesehatan dan Kendaraan Listrik

3

RANNEWS.CO.ID, BEKASI– Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menyambut positif arah kebijakan pemerintah pusat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027, khususnya terkait penguatan sektor kesehatan dan pengembangan kendaraan listrik nasional.

Hal tersebut disampaikan Asep usai mengikuti rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Bekasi dalam rangka mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Jumat (14/8/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bekasi.

Asep menilai arah kebijakan pemerintah pusat dalam RUU APBN 2027 memiliki sejumlah program yang dapat memperkuat pelayanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan.

Menurutnya, pemerintah pusat merencanakan pembangunan dan revitalisasi berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan hingga dukungan sarana ambulans.

“Bahkan tadi sudah disampaikan secara jelas dalam RUU APBN 2027 tersebut akan adanya rencana revitalisasi dan pembangunan rumah sakit, puskesmas dan laboratorium kesehatan, bahkan sampai ambulans, baik kendaraan darat maupun ambulans udara,” ujar Asep.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan program nasional di daerah.

Menurut Asep, kebijakan pembangunan daerah perlu diselaraskan dengan arah kebijakan nasional agar program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dorong Transisi ke Kendaraan Listrik

Selain sektor kesehatan, Asep juga menyoroti rencana pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas) yang dinilai sejalan dengan agenda transisi energi dan upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).

“Apalagi nanti kita akan ada motor listrik nasional (Molinas) yang ramah lingkungan, karena bagaimanapun ke depan BBM akan ditinggalkan dan akan mengutamakan tenaga listrik,” katanya.

Asep menilai pengembangan kendaraan listrik menjadi bagian dari arah pembangunan yang perlu disiapkan sejak sekarang. Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri nasional juga memiliki peluang untuk ikut mengambil peran dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik.

Ia berharap berbagai kebijakan pemerintah pusat yang tertuang dalam arah APBN 2027 nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi, baik melalui peningkatan pelayanan publik, penguatan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan menyesuaikan arah kebijakan daerah dengan program nasional,” tegas Asep. (adv)