Disdik Kabupaten Bekasi Tegaskan MPLS Ramah Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Berkarakter

167

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, S.T., M.Si., menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 harus menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan yang edukatif, aman, dan bebas dari praktik perpeloncoan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara simbolis MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Tambun Selatan, Selasa (15/7/2026).

Imam mengatakan, MPLS merupakan tahapan penting dalam membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya belajar, serta menumbuhkan semangat untuk mengikuti proses pendidikan pada jenjang yang baru.

“Hari pertama sekolah menjadi awal yang baik bagi peserta didik untuk membangun semangat belajar sekaligus mengenal lingkungan sekolah secara positif,” ujarnya.

Ia meminta seluruh kepala sekolah, guru, dan panitia MPLS agar melaksanakan kegiatan sesuai ketentuan dengan mengedepankan pendekatan yang ramah anak serta berorientasi pada penguatan karakter.

“Pastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa perpeloncoan, perundungan, kekerasan, maupun diskriminasi. Sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik,” tegasnya.

Menurut Imam, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi akan terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan MPLS di seluruh satuan pendidikan. Setiap laporan terkait pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku guna memastikan implementasi MPLS Ramah berjalan secara optimal.

Pelaksanaan MPLS Ramah di Kabupaten Bekasi pada tahun ini berlangsung serentak di seluruh sekolah. Hari pertama kegiatan di SMP Negeri 1 Tambun Selatan berjalan tertib dengan diikuti ratusan peserta didik baru yang hadir didampingi orang tua.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menggelar Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GEMAS) sebagai upaya memperkuat keterlibatan keluarga dalam mendukung pendidikan anak sejak hari pertama masuk sekolah. Kehadiran orang tua, khususnya ayah, diharapkan mampu memberikan motivasi dan membangun rasa percaya diri peserta didik dalam memasuki lingkungan belajar yang baru.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.