RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Komitmen memperjuangkan hak pendidikan bagi anak-anak Desa Muktiwari terus berlanjut. Setelah mendampingi puluhan orang tua mendatangi SMP Negeri 7 Cibitung, Pemerintah Desa (Pemdes) Muktiwari bergerak cepat dengan menyambangi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovano Nahampun dari fraksi PDI-Perjuangan, guna mencari solusi atas keterbatasan kuota penerimaan murid baru.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Muktiwari Bahrudin, S.E., didampingi BPD Desa Muktiwari terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP), Koordinator Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Sutarno dan Karimun, serta jajaran Pemerintah Desa Muktiwari.
Mereka menyampaikan langsung kondisi puluhan calon peserta didik yang belum mendapatkan sekolah negeri akibat terbatasnya daya tampung di SMP Negeri 7 Cibitung.
Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin, S.E., mengatakan pemerintah desa hadir untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.
“Kami datang membawa aspirasi masyarakat. Harapan kami sederhana, jangan sampai ada anak-anak Desa Muktiwari yang kehilangan kesempatan sekolah hanya karena keterbatasan kuota. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya.
Koordinator LAMI, Sutarno, menegaskan perjuangan tersebut murni demi kepentingan masyarakat.
“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada solusi nyata. Pendidikan merupakan hak setiap anak. Kami mengapresiasi respons cepat DPRD Kabupaten Bekasi yang langsung menerima aspirasi kami,” katanya.
Sementara itu, BPD Desa Muktiwari terpilih Anen Cerdik Parwoto (ACP) menilai persoalan daya tampung sekolah harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Jumlah lulusan SD setiap tahun terus bertambah, sehingga kapasitas sekolah negeri juga harus disesuaikan. Kami berharap penambahan rombongan belajar dapat segera direalisasikan agar seluruh anak memperoleh hak pendidikan secara adil,” ujar ACP.
Merespons aspirasi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Jiovano Nahampun menunjukkan langkah cepat. Dalam pertemuan itu, ia langsung melakukan komunikasi dengan Bupati Bekasi dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi guna mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi warga Muktiwari.
Langkah tersebut disambut positif oleh rombongan Pemdes Muktiwari. Mereka berharap koordinasi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pendidikan segera menghasilkan keputusan terkait penambahan rombongan belajar maupun solusi lain bagi siswa yang belum tertampung.
Pemdes Muktiwari menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga seluruh anak yang belum mendapatkan sekolah memperoleh kepastian untuk melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran baru.



