Program MBG Berjalan Baik, Disdik Kabupaten Bekasi Dorong Perluasan Manfaat bagi Siswa

14

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi terus mendorong keberhasilan program MBG atau Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Hingga saat ini, pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah di Kabupaten Bekasi dinilai berjalan kondusif tanpa keluhan berarti.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, menyampaikan bahwa seluruh unsur pendidikan menunjukkan dukungan penuh terhadap program MBG. Mulai dari kepala sekolah, guru, hingga warga sekolah turut berperan aktif dalam memastikan program tersebut berjalan sesuai standar.

‎Menurut Imam, keterlibatan guru menjadi salah satu bentuk pengawasan penting dalam pelaksanaan program MBG. Para guru ikut mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada peserta didik untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi.

‎”Pengawasan berlapis ini dilakukan agar makanan yang diterima anak-anak benar-benar layak dan aman. Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pihak sekolah dan pengelola dapur,” ujarnya

‎la menilai, sistem pengawasan tersebut menjadi kunci keberhasilan program MBG sekaligus memberikan rasa aman bagi peserta didik dan orang tua. Disdik Kabupaten Bekasi juga mengapresiasi konsistensi para guru yang terus mendukung program MBG sejak tahap persiapan hingga penyajian makanan.

‎Lebih jauh, Imam menegaskan bahwa program MBG memberikan dampak positif terhadap kesiapan belajar peserta didik. Asupan gizi yang terpenuhi dinilai mampu meningkatkan energi dan konsentrasi anak selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

‎”Dengan kondisi perut yang terisi dan gizi yang cukup, anak-anak tentu lebih fokus dan siap menerima pelajaran. Meski bukan satu-satunya faktor, program MBG tetap berkontribusi terhadap kualitas pembelajaran,” katanya.

‎Namun demikian, Imam mengakui bahwa program MBG di Kabupaten Bekasi belum sepenuhnya menjangkau seluruh sekolah.

‎Keterbatasan infrastruktur, khususnya ketersediaan dapur, menjadi salah satu kendala utama dalam perluasan program MBG. Disdik Kabupaten Bekasi masih menunggu dukungan teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan di lapangan.

‎Imam optimistis, dengan terpenuhinya sarana pendukung, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bekasi akan semakin meluas dan mampu menjangkau lebih banyak peserta didik pada tahun mendatang.