RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI — Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) menggelar Ramadhan Festival atau Ramfest 5.0 pada 6–7 Maret 2026 di halaman Museum Gedung Juang 45. Kegiatan ini menghadirkan beragam seni, hiburan rakyat bernuansa Islami, serta bazar UMKM yang terbuka untuk masyarakat.
Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyampaikan bahwa Ramfest 5.0 menjadi agenda tahunan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekaligus upaya memperkuat identitas budaya Islami di Kabupaten Bekasi selama bulan suci Ramadhan.
“Event ini sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Kabupaten Bekasi setiap Ramadhan, sekaligus mencerminkan karakter daerah yang religius,” ujarnya.
Ramfest 5.0 diisi dengan berbagai kegiatan, seperti lomba tabuh bedug, marawis, dan tari kreasi Islami, serta bazar UMKM. Selain itu, masyarakat juga disuguhkan penampilan musisi nasional dan tausiah dari dai kondang sebagai hiburan sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Pada hari pertama, rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan lomba tabuh bedug, serta penampilan grup band Utopia dan tausiah keagamaan. Sementara itu, hari kedua akan diisi dengan lomba marawis dan tari kreasi Islami guna memperkaya aktivitas seni dan budaya selama Ramadhan.
Iman menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai religius, kebersamaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
“Walaupun di tengah efisiensi anggaran, alhamdulillah Ramfest 2026 tetap bisa diselenggarakan sebagai simbol budaya Islami yang harus terus dihidupkan,” katanya.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora Kabupaten Bekasi, Roro Rizpika, menjelaskan bahwa tema “Bersatu dalam Keberkahan untuk Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju dan Sejahtera” dipilih karena mencerminkan makna Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, kebersamaan, dan sinergi antar elemen masyarakat.
“Ramadhan bukan hanya tentang peningkatan keimanan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun kolaborasi antara pemerintah, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat,” jelasnya.
Selain hiburan dan perlombaan, Ramfest 5.0 juga menghadirkan berbagai layanan publik dari perangkat daerah, seperti Samsat Keliling, pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan administrasi kependudukan.
Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi turut berpartisipasi dengan menghadirkan bazar sembako murah, serta berbagai produk pangan dan perikanan dari pelaku usaha kecil binaan pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga manfaat langsung dari layanan publik serta peluang ekonomi yang tersedia selama pelaksanaan Ramadhan Festival.



