Hindari Hoaks Loker, Disnaker Bekasi Luncurkan Aplikasi SIPKERJA yang Terpercaya

628
Nur hidayah Setyowati,Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara masih menghadapi kendala dalam menyediakan kesempatan kerja yang memadai bagi para pencari kerja. Kamis (24/10/2024), Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan bagi para calon tenaga kerja agar mampu bersaing di pasar kerja, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Bekasi.

“Calon tenaga kerja harus melengkapi diri dengan skill dan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Walaupun keterampilan bisa didapatkan saat sudah bekerja, alangkah baiknya jika ini dipersiapkan sebelumnya,” ujar Nur.

Ia menambahkan, selain skill, sikap atau attitude juga menjadi faktor penting, terutama saat bekerja di perusahaan asing yang memiliki budaya berbeda, seperti perusahaan Jepang yang menerapkan konsep 5S dalam bekerja.

Selain itu, Nur mengingatkan para pencari kerja untuk lebih waspada terhadap informasi hoaks mengenai lowongan kerja.

“Di era digitalisasi saat ini, banyak pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan info loker hoaks dengan janji gaji besar atau kemudahan yang tidak masuk akal,” tegasnya.

Untuk mendukung pencari kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi telah menyediakan aplikasi resmi SIPKERJA (Sistem Informasi Pasar Kerja) yang kredibel dan terpercaya.

“Harapan kami, ke depan semua info loker perusahaan di Bekasi dapat diakses melalui aplikasi ini agar pencari kerja lebih mudah menemukan info sesuai kebutuhan perusahaan,” tutup Nur.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan, Widy Muliawan, menyampaikan bahwa pihaknya juga mengadakan pelatihan kerja gratis yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bekasi.

“Tahun ini sudah ada 1.000 orang lulus dari pelatihan dan mereka menerima sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang diakui secara nasional,” ujarnya.

Widy menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia industri maupun wirausaha.

“Kami juga berharap pelatihan ini dapat mencetak SDM unggul yang mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri,” tutupnya.

Reporter: Parlin