PDAM Tirta Bhagasasi Tingkatkan Pelayanan Target Jangkau 80 Persen Wilayah Di tahun Depan

296

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – PDAM Tirta Bhagasasi maksimalkan peningkatkan pelayanan khusus di wilayah Kabupaten Bekasi. Sesuai target, sedikitnya 80 persen wilayah Kabupaten Bekasi bakal terlayani dalam beberapa tahun ke depan. Realisasi target pun tidak memerlukan birokrasi panjang karena telah dimiliki satu pemerintahan, yakni Pemkab Bekasi. Hal itu dikatakan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim, Rabu (1/3).

Usep mengatakan, dengan penyerahan tiga wilayah pelayanan, sebanyak 19.000 sambungan pelanggan turut bermigrasi.

“Total ada 19.000 sambungan langganan yang selama ini menjadi pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi, kemudian total 74 pegawai yang bekerja di tiga aset yang diserahkan,” kata dia.

Menurut Usep, pelayanan terhadap warga Kabupaten Bekasi tetap berjaga. Bahkan pihaknya pun dapat fokus pada pelayanan di wilayah kabupaten.

“Fokus pelayanan tentu saja bagi pelanggan. Ini bentuk komitmen kami bersama, apalagi saat ini fokus pada Kabupaten Bekasi,” ucap dia.

Seperti diketahui, sejak Bekasi resmi memiliki secara penuh PDAM Tirta Bhagasasi. Sementara itu, aset PDAM Tirta Bhagasasi yang berada di wilayah Kota Bekasi akan dialihkan seluruhnya pada Pemkot Bekasi yang kemudian dikelola oleh PDAM Tirta Patriot.

Sebagai gantinya, Pemkab Bekasi memeroleh kompensasi dari Pemkot Bekasi sesuai dengan kesepakatan yakni Rp 155 miliar. Karena kompensasi dibayarkan secara bertahap, penyerahan aset pun dilakukan serupa, bertahap.

Dari total delapan aset yang berada di Kota Bekasi, baru tiga yang diserahkan.

“Jadi kami menyerahkan (secara bertahap) delapan wilayah pelayanan dan Kota Bekasi memberikan kompensasi sesuai kesepakatan bersama,” katanya.

Kendati berkurangnya jumlah pelanggan. Usep menegaskan pertumbuhan. justru terjadi di Kabupaten Bekasi. Bekerja sama dengan pengembang perumahan, kini PDAM Tirta Bhagasasi turut melayani banyak perumahan.

“Dengan skema ini pertumbuhan pelanggan ke arah positif. Jadi meski sebagian sudah bermigrasi tapi masih tumbuh pelanggan baru,” ucap dia. (/adv)