PUISI KARYA YUVENSA IRDA CELSI

268
PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Hati yang terluka
Tidak bisa aku lupa
Kenangan indah saat kita berdua
Kau yang begitu bercahaya
Akan selalu tertanam dalam atma

Aku mengerti
Kini engkau telah pergi
Untuk kesekian kali
Dan sulit untuk kembali
Wajahmu telah hilang dalam benaku
bersama kenangan yang yang telah berlalu

Aku menyadari
Perpisahan ini bukanlah maumu
Bukan juga keinginanku
Tapi apalah dayaku
Takdir yang membuat kita berpisah

Yang tersisa hanyalah kenangan
Bagaikan goresan berduri tajam
Meski kecil, namun selalu membekas dalam jiwa
Goresan itu menghadirkan segala penyesalan

Jarak Adalah dendam antara kenangan
Namun mengikat sebuah perjuangan
Diaman kenangan
Menghadirkan sejuta harapan

Sampai kapan jarak
Akan terus berpihak
Bertahan dalam sendu
Kepastian yang memihak pada kalbu

Jauh bukan memisahkan
Bukan juga halangan
Tetapi menyatuhkan
Cinta yang sudah tertanam
Hanya sebuah kepastian
Yang membuat aku bertahan

Rasa cemburu ….
Rasa curiga …..
Rasa takut ….
Selalu terlintas dalam pikiran
Berjuang dengan rasa percaya
Hingga aku mengerti
Arti dari cinta sejati. (red)