RANNEWS.CO.ID, TAMBUN SELATAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Muhammad Nuh gelar reses masa sidang pertama di Restoran Caping, Tambun Selatan, Sabtu (11/2).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nuh mengatakan reses itu bersifat menampung aspirasi dari masyarakat dan mekanismenya sederhana masyarakat menyampaikan keinginan nya, karena menurutnya tugas dewan salah satunya adalah memberdayakan masyarakat.
“Saya menampung ada dua aspirasi masyarakat, yang pertama pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), jadi bagaimana cara UMKM bisa ikut e-katalog dan itu rupanya menarik untuk mereka karena apa saja syaratnya ikut e-katalog bagaimana caranya terlibat, karena itu sudah merupakan perintah dari presiden dalam hal ini supaya semua pembangunan harus melibatkan UMKM dan itu cukup besar sekitar 40 persen, “kata dia
Ia menjelaskan untuk terlibat itu membutuhkan pelatihan lebih lanjut, dan karena kebanyakan masyarakat kurang mengerti maka dari itu akan ada pelatihan lebih lanjut.
Aspirasi dari masyarakat yang kedua yaitu infrastruktur, karena menurutnya di daerah Tambun Selatan masih ada yang terkena banjir, apalagi daerah yang dekat dengan gorong-gorong tol, termasuk daerah Jatimulya yang sampe sekarang belum tuntas banjirnya.
“Harapan saya yang pertama masyarakat berdaya, karena ini temanya UMKM, saya menjelaskan bahwa pemerintah ada ruang yang bisa di tempuh, jadi setiap pembelian barang dan jasa yang berdasarkan APBN dan APBD hendak melibatkan UMKM, ” Tandasnya (can)



