Budi MM : Kehadiran Anggota DPR RI Menjadi Harapan dan Perjuangan

22

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustafa dampingi anggota DPR RI, Jalal Abdul Nasir saat kunjungan kerja perorangan dengan masa reses di RT 4 RW 11 Perumahan Villa Mutiara Jaya.

Kedatangan Anggota DPR RI, Jalal Abdul Nasir diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mengapresiasi atas turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi.

“Keuntungan bagi kita memiliki anggota DPR RI seperti Pak Haji Jalal adalah adanya harapan besar agar apa yang beliau perjuangkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Budi MM

Ia mengapresiasi kehadiran wakil rakyat yang turun langsung menyerap aspirasi warga. Menurut dia, langkah tersebut penting agar berbagai program yang diperjuangkan di tingkat pusat dapat berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Budi juga menyoroti sejumlah persoalan daerah. Ia menilai Kabupaten Bekasi masih menghadapi tantangan, terutama terkait stabilitas pemerintahan dan penanganan persoalan lingkungan seperti banjir.

“Kabupaten Bekasi sampai hari ini masih belum stabil. Kita berharap Plt dapat mengambil kebijakan yang bermanfaat. Kita juga perlu memikirkan solusi agar aliran sungai berjalan baik, sehingga ke depan tidak terjadi banjir lagi atau setidaknya bisa surut lebih cepat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp7,7 triliun yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program prioritas masyarakat.

Selain itu, Budi menyinggung agenda pemilihan kepala desa yang dijadwalkan berlangsung sekitar enam bulan ke depan. Meski petunjuk pelaksanaan belum diterbitkan, ia mengajak masyarakat mempersiapkan diri sejak dini, terlebih di bulan Ramadhan.

“Pemilihan kepala desa tinggal enam bulan lagi. Di bulan puasa ini, mari kita gunakan waktu untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya.

Terkait program pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu), Budi menyatakan pihaknya akan mendorong kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bekasi agar bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan dapat segera direalisasikan.

“Program rutilahu di Kabupaten Bekasi masih terbatas. Kami akan bekerja sama dengan BAZNAS agar bantuan bisa segera diberikan dan ke depan dukungan anggaran semakin besar,” tuturnya.

Kegiatan reses ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara wakil rakyat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah guna menghadirkan solusi konkret serta mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (adv)