RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi gelar acara lomba bertajuk “Skill Competition Ke 2” yang resmi dibuka oleh Pj Bupati Dani Ramdan di Deltamas Boulevard, Sukamahi, Cikarang Pusat, Rabu, (7/08/2024).
“Kami Mengapresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi dan semua pihak yang terkait karena telah menyelenggarakan kembali acara Skill Competition yang ke 2 ini” Ungkap Dani Ramdan
Dani Ramdan menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud nyata dalam meningkatkan kesiap siagaan, keterampilan petugas keselamatan dan kesehatan kerja (K3) baik di kawasan maupun diluar kawasan industri.
“Yang menggembirakan kali ini jumlah peserta nya jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Lomba ini diikuti 55 tim, setara dengan 275 orang, dibagi menjadi 19 tim dalam kompetisi hose laying dan 36 tim di kompetisi K3,” ujar Dani Ramdan
Dani Ramdan mengatakan kegiatan ini menjadi sarana untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), serta meningkatkan profesionalisme, kemampuan, dan keterampilan seluruh petugas K3.
“Saya berharap agar tahun depan kita dapat melaksanakan kegiatan ini dua kali dalam setahun, satu kali Skill Competition dan satu kali latihan bersama dalam bentuk jambore,” lanjutnya
Dani Ramdan juga menekankan pentingnya kompetensi dalam menghadapi situasi darurat
“Kita adalah insan-insan kemanusiaan yang berani dan rela berkorban, tetapi harus penuh perhitungan dan kompetensi untuk bisa menangani kondisi darurat yang bisa terjadi kapan dan di mana pun. Apalagi Kabupaten Bekasi merupakan salah satu wilayah dengan jumlah kawasan industri dan perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia, tentu potensi kebakaran harus kita mitigasi agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian harta benda,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Adeng Hudaya, mengatakan bahwa ada peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun lalu.
“Alhamdulillah, kita melihat ada penambahan peserta dibandingkan tahun lalu, dan mereka sangat antusias. Lomba ini terdiri dari dua kategori yakni hose laying dan K3. Tim penilai (juri) masih dari Damkar Kabupaten Bekasi, tetapi kita berharap tahun depan dapat melibatkan penilai dari Kemendagri atau minimal dari Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Kabupaten Bekasi,” tutupnya.
Reporter Parlin



