Kades Telajung Minta Polisi Tindak Toko Menjual Obat Keras

452
Kepala Desa (Kades) Telajung, Samen

RANNEWS.CO.ID, KABUPATEN BEKASI – Kepala Desa (Kades) Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Samen, meminta pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Barat untuk menindak toko-toko yang diduga menjual obat-obatan terlarang golongan G di wilayahnya, sehingga Desa Telajung bisa bersih dari peredaran obat-obatan.

Hal itu diungkapkannya setelah menerima laporan beroperasinya toko yang menjual obat-obatan terlarang golongan G, yang berada di depan Toko Sepeda Prapatan Goceng Jalan Raya Setu – Serang, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat.

“Saya tidak tahu kalau tidak ada laporan dari masyarakat, karena saya sendiri tidak mengerti izin usaha yang tidak terdata di kantor Pemerintah Desa,” ungkapnya.

Dirinya mengaku sudah memberi pengarahan kepada seluruh Ketua RT yang ada di lingkungan Desa Telajung, untuk segera menutup seluruh toko obat-obatan yang ada di daerahnya. Tidak ada toleransi lagi untuk masalah ini, karena surat edaran pun sudah diterbitkan hampir dua bulan.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat ini. Saya sebagai pemimpin wilayah Desa Telajung melihat ketidakmampuan Ketua RT untuk melakukan penutupan, karena adanya becking oknum-oknum dari instansi terkait. Maka dari itu saya memohon kepada pihak kepolisian agar segera mengambil tindakan tentang terkait permasalahan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, warga masyarakat Desa Telajung menyampaikan laporan terkait beroperasinya toko yang menjual obat-obatan terlarang golongan G, yang berada di depan Toko Sepeda Prapatan Goceng Jalan Raya Setu – Serang, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat.

Dari informasi yang dihimpun, diduga ada mantan aparatur desa yang terlibat dalam beroperasinya toko tersebut. Hal itu tentunya sangat disayangkan, karena pejabat desa yang seharusnya melindungi masyarakat dari obat-obatan malah membantu oknum penjual obat-obatan itu.

Masyarakat meminta seluruh instansi terkait untuk membuka mata. Jangan mengorbankan masa depan anak muda demi keuntungan pribadi. Jangan tutup mata dengan keadaan ini. Mari bangkit bersama melawan obat-obatan terlarang untuk masa depan anak-anak yang sukses tanpa obat-obatan. (red)